Sabtu, 05 November 2016

#Puisi AyahTerkasih

Ada senyum dibalik senja yg berlalu.
Ada harapan pada titik embun yang dirindukan dedaunan.
Meski sedikit, namun dengannya akan tumbuh harapan.
Demi senyum kecil, yang dirindukan dari wajah anaknya.
Mata seakan melupakan rasa kantuknya.
Kaki dan tangan melupakan rasa lelahnya.
Dirimu,, ayah terkasih.
Yang tak perduli bulir keringat kelelahan.
Yang tak menghiraukan perjuangan yang melelahkan.
Bagimu..
Senyuman seorang anak adalah nyanyian.
Yang Tiap kali menikmatinya, ada harapan yang tersirat.
Adalah dirimu,, tubuh lelah yang bersyukur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar