Katanya kurang peka ? Peka itu apa? "Kita itu tidak peka sekali!! Saya sudah ini itu, kita masih saja biasa saja!" seperti itulah kadang seorang gadis atau seorang pria ketika meresa orang yang dia harapkan tidak memberi sambutan.
Terlalu peka itu bagaimana?
"Jadi?! Selama ini? Saya kira kita dekat sama saya! Seru-seruan sama saya! Iyah! Karena kita suka sama saya!" seperti itulah biasanya mereka yang terlalu menganggap lebih segala perhatian yang diberikan untuknya.
Menjadi orang yang care, ramah, lantas mudah bergaul. Rasa-rasanya agak menakutkan. Sudah Terlalu mudah orang-orang untuk menafsirkan segala bentuk perhatian. Dan seakan-akan hidup mereka
Hanya sebatas soal special relationship. Hanya tentang kekasih, sehingga ketika pria dan wanita, gadis dan perjaka, atau perempuan dan laki-laki terlihat akrab, bagi mereka itulah cikal bakal cinta. Ini dia nih.!! Kenapa ada banyan orang yang katanya "cintanya bertepuk sebelah tangan". "Dia di PHP-in?". Padahal itu karena dia terlalu menyempitkan fikiran hanya kepada soal pacar, pacar, dan pacar.
Dimana baginya, manusia yang perhatian padanya, pasti suka, pasti cinta, dan pasti akan menjadi kekasih hatinya (pacar). Okayyy!! Jadi apa menurutmu? Siapa yang salah! Orang yang memberi perhatian? Atau orang yang salah menanggapi perhatian!? Sudahlah, berhentilah untuk terlalu mudah menafsirkan tingkah laku dan tuturkata seseorang!
Kecewa itu kita yang membangung sendiri. Karena kita terlalu obsesiv dan kadang mengedepankan perasaan yang sudah salah tafsir, daripada akal yang mungkin bisa membenarkan tafsir. Jangan obsesiv diartikan segabai cinta, dan jangan kagum diartikan cinta yang besar. Belajarlah untuk faham, bahwa ada banyak hubungan selain kata pacaran! Dan dua insan berbeda bisa saja ada dalam hubungan-hubungan itu. Jadi, bijaklah dalam menanggapi dan mengartikan alasan kehadiran dia dihidup - Mu.
Terima Kasih Sudah Membaca !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar